Proses sortasi kopi pasca panen merupakan tahapan penting setelah biji kopi melalui proses pengupasan dan pencucian. Pada tahap ini, biji kopi masih memiliki perbedaan ukuran, berat, dan kondisi fisik. Sortasi dilakukan untuk memastikan hanya biji dengan mutu baik yang dilanjutkan ke proses berikutnya.
Dalam pengolahan modern, sortasi dilakukan dengan mesin kopi dan tidak lagi dilakukan secara manual. Mesin sortasi kopi basah digunakan untuk membantu pemisahan biji secara lebih cepat dan merata. Penggunaan mesin ini membantu menjaga konsistensi hasil sortasi.
Sortasi yang baik berpengaruh langsung terhadap kualitas kopi. Biji yang lolos sortasi memiliki kondisi lebih seragam. Hal ini penting untuk menjaga mutu dan nilai jual kopi.
Proses Sortasi Kopi Pasca Panen

Proses sortasi kopi pasca panen dilakukan setelah biji kopi dipisahkan dari kulit buah dan dicuci. Mesin sortasi kopi basah digunakan untuk memilah biji berdasarkan karakter tertentu. Proses ini membantu memisahkan biji layak dan tidak layak.
Penggunaan mesin sortasi membuat pekerjaan lebih efisien. Proses pemilahan dapat dilakukan dalam jumlah besar dengan waktu lebih singkat. Selain itu, hasil sortasi menjadi lebih konsisten.
Berikut merupakan proses sortasi kopi pasca panen yang dilakukan menggunakan mesin sortasi kopi basah. Setiap tahapan berjalan secara berurutan. Penjelasan berikut menggambarkan alur prosesnya.
1. Persiapan Sortasi Kopi Pasca Panen
Tahap awal dimulai dengan menyiapkan biji kopi basah hasil pengupasan. Biji harus bersih dari sisa kulit dan kotoran. Kondisi biji yang bersih membantu mesin bekerja optimal.
Biji kopi kemudian dialirkan menuju mesin sortasi. Aliran biji diatur agar tidak menumpuk. Hal ini penting untuk menjaga akurasi sortasi.
2. Proses Pemisahan Berdasarkan Berat
Mesin sortasi kopi basah bekerja memanfaatkan perbedaan berat jenis biji. Biji yang lebih berat akan terpisah dari biji ringan. Proses ini membantu memisahkan biji bernas dan biji cacat.
Pemisahan dilakukan secara otomatis di dalam mesin. Aliran air membantu proses pemilahan berjalan lancar. Biji dengan kualitas rendah dapat langsung terpisah.
3. Pemisahan Biji Rusak dan Cacat
Selain berat, mesin juga membantu memisahkan biji rusak. Biji pecah atau berlubang akan terbawa aliran berbeda. Proses ini mengurangi jumlah biji cacat dalam hasil sortasi.
Pemisahan biji cacat penting untuk menjaga mutu produk. Biji yang tidak sesuai standar tidak dilanjutkan ke proses berikutnya. Hasil akhir menjadi lebih bersih.
4. Pengumpulan Biji Hasil Sortasi
Biji kopi yang lolos sortasi akan terkumpul pada saluran keluaran utama. Biji ini memiliki kondisi lebih seragam. Keseragaman memudahkan proses pengeringan selanjutnya.
Pengumpulan dilakukan secara teratur agar biji tidak tercampur kembali. Operator hanya perlu mengawasi jalannya mesin. Proses berjalan lebih efisien.
5. Pengaliran ke Tahap Pascasortasi
Setelah proses sortasi selesai, biji kopi basah dialirkan ke tahap berikutnya. Biasanya biji langsung masuk ke proses fermentasi atau pengeringan. Tahap ini menentukan kualitas lanjutan biji kopi.
Sortasi yang baik membantu proses lanjutan berjalan lebih stabil. Risiko cacat pada tahap berikutnya dapat dikurangi. Mutu biji tetap terjaga.
Kesimpulan Proses Sortasi Kopi Pasca Panen
Proses sortasi kopi pasca panen menggunakan mesin sortasi kopi basah membantu meningkatkan efisiensi dan konsistensi pemilahan biji. Biji kopi dapat dipisahkan berdasarkan berat dan kondisi fisik dengan lebih akurat. Proses ini sulit dicapai jika hanya mengandalkan metode manual.
Dengan mesin sortasi kopi basah, mutu biji kopi dapat dijaga sejak awal. Hasil sortasi yang seragam mendukung kualitas akhir produk. Mesin sortasi menjadi bagian penting dalam pengolahan kopi modern.
Penulis artikel pemula
